Malam Yang Resah

Malam yang resah
Pipi ku basah

Hati gundah gulana
Malam tak sepi
Ditemani anak-anak dan isteri
Adakah diri tak sedar diri?

Menangis hiba meratapi diri
Entah bila menjelma maknawi
Aku sekian kali menulis bait-bait puisi
Puisi nan resah dalam hati

Tak susah untuk berpuisi
Perlu rasa apa dalam hati dan diri
Kau perlu seketika menyepi
Hayati apa yang terbuku di hati

Renung diri, renung alam ini
Nescaya kau akan dapati,
Betapa indahnya hidup ini
Laut tak senantiasa berduri
Langit tak sentiasa tangisi
Bulan tak sentiasa bersembunyi
Burung-burung tak sentiasa menyendiri
Dodoi cengkerik pengusik naluri

Aduhai malam, khabarkan aku hakikat diri
Aku tak mengerti maksud insani
Meratapi ku bait-bait suci
Agar diri menjadi sepi bersama Ilahi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s